Saturday, February 11, 2017

Di Balik Terbongkarnya Isi e-mail David Beckham

ROMEOPOKER | AGEN POKER ONLINE | AGEN DOMINO99 ONLINE | AGEN BANDARQ

Ininews.info - David Beckham menjadi korban hacker. E-mail pribadi mantan pesepakbola ini menjadi konsumsi publik setelah diretas oleh kelompok yang tak bertanggung jawab. Isi pesan yang diretas tersebut adalah percakapan antara Beckham dengan Simon Oliveira, yang diketahui sebagai agennya. 

Isi e-mail tersebut dibongkar, dan isinya sangat menggegerkan publik Negeri Ratu Elizabeth tersebut. Isi e-mail itu mengungkapkan percakapan dan keluhan Beckham soal tugasnya sebagai duta UNICEF. 

Bahkan, Beckham marah saat penasihat dan tim publikasinya menyarankan agar ia menyumbangkan uang US$1 juta dolar untuk disumbangkan ke UNICEF. Tak hanya itu, selama menjadi duta, suami Victoria Beckham ini menuntut penerbangan dengan kelas bisnis senilai £6.685 atau setara dengan Rp111 juta saat menjalani tugas amalnya. 

Disebutkan juga salah satu isi e-mail itu mengungkapkan bahwa pria asal Inggris ini aktif di kegiatan sosial karena ingin mendapatkan gelar kehormatan. Ia pun merasa kesal saat sekitar tahun 2013, namanya tak masuk nominasi untuk mendapatkan gelar kehormatan 'Sir' dari Kerajaan Inggris. Ia mengumpat komite yang mengurus pemberian gelar bangsawan dari Kerajaan Inggris. 

ROMEOPOKER | AGEN POKER ONLINE | AGEN DOMINO99 ONLINE | AGEN BANDARQ

Seperti dilansir dari Mirror, ada cerita di balik terbongkarnya pesan menggegerkan Beckham tersebut. Beckham menjadi korban ancaman dan pemerasan. Ia diperas uang sebesar £ 1 juta atau setara dengan Rp16,5 miliar. Namun, penasihat Beckham menolak membayar uang puluhan miliar tersebut. 
Mereka menyatakan bahwa jika mantan kapten tim nasional Inggris ini bersedia membayar sesuai tuntutan, maka mereka tidak akan mengekspose sisi negatif Beckham. 

"Mereka mengatakan memiliki informasi dan meminta bayaran. Itu adalah pemerasan, murni dan sederhana," kata sumber.

Pada awalnya, para hacker mendekati perusahaan Doyen Sports, yang merupakan anak perusahaan Doyen Global milik Oliviera. Perusahaan ini berbasis di Portugal. Tim bisnis Beckham menolak membayar uang tersebut dan sempat melapor ke polisi.

Setelah pelaku gagal mendapatkan uang, akhirnya mereka menyerahkan informasi tersebut kepada situs Football Leaks. Namun, pihak Football Leaks membantah telah memeras Doyen Sports.

 AGEN BOLA | AGEN CASINO | AGEN TOGEL | AGEN SABUNG AYAM ONLINE TERPEACAYA DI INDONESIA

0 comments:

Post a Comment

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com